Penjelasan
Gukesh Dommaraju lahir di Chennai pada 2006 dan belajar catur pada usia tujuh tahun. Pada 2019, ia meraih gelar Grandmaster, gelar internasional umum tertinggi yang dianugerahkan FIDE, Federasi Catur Internasional, pada usia 12 tahun, 7 bulan, dan 17 hari. Saat itu, ia menjadi pemain termuda kedua dalam sejarah yang mencapainya.
Langkah penentu menuju gelar dunia terjadi dalam Turnamen Kandidat 2024. Kompetisi delapan pemain ini memilih penantang yang memperoleh hak untuk menghadapi juara bertahan. Gukesh meraih 9 poin dari 14 partai, dengan satu poin untuk kemenangan dan setengah poin untuk remis. Ia finis pertama dan menjadi penantang termuda hingga saat itu.
Pada Desember 2024, ia mengalahkan 7.5 lawan 6.5 dalam pertandingan empat belas partai di Singapura. Ia memenangi partai terakhir untuk menjadi juara dunia kedelapan belas dan pemain termuda yang pernah merebut gelar resmi tersebut. Pencapaian itu mencerminkan persiapan mendalam, kalkulasi kuat atas urutan langkah yang kompleks, dan kemampuan untuk tetap presisi di bawah tekanan luar biasa.
Penggunaan dan konteks
Gukesh muncul dari generasi India yang sangat kuat, tetapi gelarnya diperoleh melalui seluruh siklus kualifikasi kejuaraan dunia.
Sumber
- 1.Gukesh Dommaraju, FIDE Open Chess Museum
- 2.Gukesh D crowned 18th FIDE World Champion, International Chess Federation (FIDE)
