Penjelasan
Mian Sultan Khan berasal dari wilayah Sargodha di Punjab, yang kini menjadi bagian dari Pakistan. Ia mempelajari bentuk catur lokal saat masih kecil dan tiba di Britania pada 1929 dengan sedikit pengalaman dalam teori serta kebiasaan turnamen Eropa. Meski begitu, ia hanya memerlukan waktu singkat untuk bersaing dengan para pemain terkuat dunia.
Ia memenangkan Kejuaraan Britania pada 1929, 1932, dan 1933. Ia juga mengalahkan José Raúl Capablanca di Hastings 1930-31 serta menundukkan dalam sebuah pertandingan pada 1931. Kariernya di Eropa hanya berlangsung dari 1929 hingga 1933, sebelum ia kembali ke anak benua India.
Biografi lama sering menggambarkannya melalui stereotip kolonial, dengan menyebutnya sama sekali buta huruf atau tidak mampu mempelajari teori. Laporan sezaman memang mencatat hambatan bahasa dan akses terbatas ke buku-buku Eropa, tetapi tidak secara konsisten mendukung klaim paling ekstrem. Pada 2024, Federasi Catur Internasional menganugerahkan gelar grandmaster kehormatan kepadanya secara anumerta. Ini merupakan pengakuan historis, bukan gelar yang diperoleh melalui persyaratan kompetitif masa kini.
Kebingungan umum
Sultan sebagai nama atau gelar
Dalam Sultan Khan, Sultan merupakan bagian dari namanya. Kata itu tidak berarti bahwa ia seorang sultan atau penguasa.
Sumber
- 1.Sultan Khan, Chess Notes (Edward Winter)
- 2.FIDE delegation meets with Pakistan’s President and PM, International Chess Federation (FIDE)
